Profil

Program Studi Kimia S3 UNHAS

Prof. Dr. Nunuk Hariani Soekamto, M.S.

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Kimia FMIPA Unhas

Menjadi Prodi Doktor unggulan kimia laut dan yang terkait, dan kontribusinya bagi pengembangan ipteks pada tahun 2030.

Program Studi Doktor Kimia FMIPA Universitas Hasanuddin memiliki misi :

1.
Menghasilkan Doktor Ilmu Kimia yang unggul dalam pengembangan sumber daya alam laut dan yang terkait, serta tanggap dalam perubahan IPTEKS.

2.
Mengembangkan Prodi Doktor Ilmu Kimia agar mampu dan unggul dalam menyelenggarkan pendidikan, penelitian, pelayanan dan penerapan ilmu kimia.

3.
Mengupayakan agar Prodi Doktor Ilmu Kimia dikenal dan dihargai oleh seluruh lapisan baik nasional maupun internasional melalui rangkaian kegiatan ilmiah dalam bidang kimia guna menunjang kesejahteraan umat manusia.

Tujuan Program Studi Doktor Kimia FMIPA Universitas Hasanuddin adalah :

1.
Mengembangkan konsep ilmu dan teknologi baru di dalam bidang keahliannya melalui penelitian.

2.
Mengelola, memimpin dan mengembangkan program penelitian.

3.
Mengembangkan mutual contribution dalam berkarya di bidang keahliannya.

Sejarah Singkat Program Studi

Sumber Daya Manusia

Program Studi Doktor Ilmu Kimia Unhas (terakreditasi B oleh BAN-PT) didukung oleh 19 staf pengajar lulusan Program Doktor dari berbagai perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri. Staf yang dapat menjadi promotor mahasiswa doktor sebanyak 12 orang (4 Guru Besar dan 58 Lektor Kepala). Program ini juga didukung instrumen analisis dan karakterisasi yang modern, fasilitas komputasi, perpustakaan dan beberapa alat instrument seperti IR, GC-MS, XRD, XRF, ICP, LC-MS sehingga mampu menghasilkan output penelitian yang berkualitas.

2002

Sejak 2002, Program Studi Doktor Ilmu Kimia Unhas telah menghasilkan 59 doktor yang bekerja di berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian, beberapa diantaranya sudah menjadi Guru Besar. Dalam kurun waktu yang sama, program studi ini telah menghasilkan sekitar 75 artikel ilmiah pada berbagai jurnal dan prosiding seminar internasional.

.
TOP